Ask me anything

Submit

I am what I think, what I want to show you, someone who want to be understood, and Allah knows me best!

[Sia:]
You shout it out
But I can’t hear a word you say
I’m talking loud not saying much
I’m criticized
But all your bullets ricochet
Shoot me down, but I get up

I’m bulletproof, nothing to lose
Fire away, fire away
Ricochet, you take your aim
Fire away, fire away

[Chorus:]
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium

[Sia:]
Cut me down
But it’s you who’ll have further to fall
Ghost town and haunted love
Raise your voice, sticks and stones may break my bones
I’m talking loud not saying much

I’m bulletproof, nothing to lose
Fire away, fire away
Ricochet, you take your aim
Fire away, fire away

[Chorus:]
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
I am titanium
I am titanium

[Sia:]
Stone-hard, machine gun
Firing at the ones who run
Stone-hard as bulletproof glass

[Chorus:]
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
You shoot me down but I won’t fall
I am titanium
I am titanium

1 month ago
0 notes | Comment
Just be you dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, not be as others (want) see you!
Cinta yang tulus itu penerimaan, berani tanpa ego.
Serius itu bukan cuma ucapan yang meyakinkan, tapi konsistensi pada pilihan, dan itu seringnya tidak mudah untuk begitu saja diucapkan…

Kehidupan terbaik itu adalah ketika kamu bertemu dengan orang baru dan berinteraksi dengannya dalam beberapa detik atau beberapa menit. Pada saat itu mungkin kamu sedang dalam suasana hati tidak baik, tapi ketika kamu bertemu orang baru, kamu tidak akan ingat perasaan itu, kamu akan mendadak lupa, kamu akan tersenyum seperti biasa, seperti tidak ada beban, kamu hanya akan menjadi siapa kamu…

3 weeks ago
0 notes | View comments

Kemarin siang aku bermimpi, mimpi yang aku sendiri tidak pernah pikirkan akan jadi seperti itu sebelum tidur. Dengan orang yang spesial, dengan moment kejadian yang spesial pula. Dia menunjukkan suatu replika pemandangan yang cukup mengharukan, yang intinya adalah dia sangat mengerti apa yang paling dapat membuatku paling bahagia dan itu juga yang dapat membuatku paling sakit, tapi ini juga bukan mengenai kita. Di dalam mimpi itu, aku menangis, banyak sekali menangis. Bukan karna sedih, bukan juga karna bahagia, tapi replika pemandangan yg dia buat, tampakkan itu adalah yang paling aku cintai di dunia, dan itu adalah kado terlambat untuk ulang tahunku.

Jujur aku bukan tipe orang yang suka mengarti-artikan mimpi, tapi aku cenderung mendalami perasaan-perasaan terdalam dari diri, seperti firasat, insting, ikatan bathin, dan sejenisnya. Dan dari teori proses terjadinya yang kupelajari, perasaan-perasaan seperti itu muncul pada orang-orang yang pernah sangat dekat dengan kita secara emosional. Salah satu contohnya seperti ikatan bathin aku dengan mama, yang walaupun kita sering tidak akur, tapi tiap kali aku sakit, beliau adalah orang pertama dan tercepat yang peka, tau kondisi itu tanpa perlu kukatakan dahulu. Tapi perasaanku kali ini, bukan tentang dan untuk keluarga.

Hal-hal yang harusnya ada pada tempatnya, tapi selalu aku elakkan tidak pernah benar-benar ada, hanya sandiwara, perasaan kasihan, iba sebagai makhluk sosial. Padahal aku sangat tau, mengerti, sesuatu yang berjalan seperti itu, walau awalnya seperti tidak nyata, lama-kelamaan akan mudah tumbuh jadi nyata juga, aku tau, tau itu ada. Semakin kuat aku mengelak, semakin kuat juga aku balik lagi. Bahkan logika tertinggi yang kutempatkan pun tak mampu menalarinya, ini tidak masuk akal! Dari segalanya, setelah mengesampingkan segala egoku, kesadaran menjadi yang teratas, aku cuma dapat simpulkan,   keburukan apapun yang pernah terjadi, yang terlihat, yang harusnya sudah menggoyahkan kepercayaanku, itu tidak juga terjadi, dan aku tidak tau kenapa seperti itu. Kebencianku tak sedikitpun meredam kepercayaanku.  Acuhku malah menjadi magnet untuk tertarik lagi, kembali bercerita seperti biasa lagi, seperti tidak pernah terjadi hal buruk sebelumnya. Aku masih kembali di titik terendah kehidupan, di kondisi yang tidak mudah kubagikan ke orang lain, ini adalah kehidupan terdalamku, dan aku masih mempercayainya padamu.

1 month ago
0 notes | View comments
manusia selalu ingin terlihat di sisi terbaiknya, padahal untuk mencapai ‘penerimaan’ sesungguhnya perlu terlihat juga sisi terburuknya…
Niat mematahkan keterbatasan, menciptakan kekuatan tersendiri.